Maskodin, Berita Teknologi Gadget Terbaru – E-mail Yahoo tidak akan dapat meneruskan atau forward e-mail secara automatis mulai 1 Januari 2021. Fitur ini hanya akan ada untuk para pengguna berbayar.

Disampaikan ZNET, fitur forward automatis hanya dapat dinikmati oleh pengguna Yahoo Mail Pro dengan biaya berlangganan 34,9 dolar AS per tahun sekitar Rp490.556 atau 3,49 dolar AS per bulan sekitar Rp49.045.

Dijumpai fitur forward e-mail automatis ini kerap digunakan peretas. Umumnya peretas akan menyisipkan alamat e-mail mereka ke daftar forward automatis dari akun yang mereka retas. Dengan begitu mereka bisa menerima seluruh e-mail yang diterima oleh akun korbannya.

“Kami secara teratur menilai produk dan layanan sesuai standard keamanan yang sekarang ini sebelum memilih untuk menghilangkan fitur ini. Tujuannya supaya para pemakai Yahoo Mail gratis masih merasa aman,” terang Yahoo dalam situs resminya.

Yahoo Mail dipercaya mempunyai lebih dari 3 miliar pengguna di dunia. Meskipun begitu, beberapa dari pemilik akun itu yang telah jarang membuka layanan Yahoo serta manfaatkan fitur forward automatis untuk memeriksa e-mail yang dikirimkan ke e-mail Yahoo.

Dijumpai, E-mail Yahoo menjadi bagian dari Yahoo Groups satu layanan gratis dari Yahoo untuk warga umum untuk melaksanakan forum-forum dialog berbentuk mailing list.

Verizon yang membeli Yahoo pada 2017 menginformasikan keputusan ‘beratnya’ itu minggu ini, melalui e-mail yang dikirimkan ke pengguna Yahoo Groups dan pesan yang diterbitkan di website Yahoo Groups. “Dengan berat hati, kami putuskan menutup Yahoo Groups pada 15 Desember 2020,” catat Yahoo beberapa waktu terakhir.

Baca Juga: Realme Watch S Dan Realme Buds Air Pro Segera Rilis Di Tanah Air

Wajar memang sebelumnya layanan yang ada sejak tahun 2001 ini mengalami keterpurukan sebab kompetisi, serta secara berlahan mulai kehilangan sejumlah besar basis pengguna aktifnya yang dulu besar sekali.

Verizon yang masuk ke Yahoo juga diberitakan tidak dapat membawa perubahan yang berarti, makin lama penurunan pengguna layanan Yahoo makin deras. Disamping itu, banyak pengguna yang dijumpai berpindah ke layanan premium atau berbayar, bukannya layanan gratis seperti Yahoo Groups.