Maskodin, Berita Tekno Terbaru – Memenuhi misinya untuk menghubungkan miliaran penggunanya via internet, Nokia meluncurkan dua ponsel S40 terbaru, Nokia 110 dan Nokia 112. Secara umum kedua ponsel akan datang dengan kemampuan membaca dual GSM, fitur konektivitas dual-band GSM/GPRS/EDGE, fitur multimedia dan kapasitas memorinya hingga 32 GB. Kali ini Maskodin mengupas salah satunya untuk Anda, yakni Nokia 110.

Review Nokia 110

Berikut ini review Nokia 110 berdasarkan pendapat pribadi kami, setelah menggunakan ponsel besutan Nokia ini.

Keypad Berkontur

Dimensi : 110.0 mmx 46.0 mmx14.8 mm ; Berat : 80.0 g; Volume : 63.0 cm3;

Mungil dan simpel, Kedua kata itulah yang kemudian akan segera tertanam di benak Anda saat menggenggam ponsel ini untuk pertama kalinya. Meski terkesan mirip dengan disain “kuno” atau ponsel seri lawas, Nokia 110 mempermanis tampilan disainnya dengan fontasi keypad dan bentuk body yang ergonomis.

Pemilihan material plastik pada casing, berikan efek ringan pada bobot. Selain itu tentunya menekan biaya produksi yang kabarnya bakal memiliki pengaruh pada harga jual. Keypad alfanumeriknya cukup unik. Satu tuts dengan lainnya saling menyatu, terlapisi dengan lapisan karet yang halus. Namun, karena saat dioperasikan untuk pengetikan cepat, sedikit goyah dan kurang nyaman.

Melihat ke sisi back casing, Anda akan merasakan unique texture yang berbentuk cekungan-cekungan kecil berbentuk kotak. Cukup membantu untuk meminimalisir dampak licin di genggaman.Layar dan Interface

Ukuran layar : 1.8 inci; Resolusi layar: 160.0 mm x 128.0 mm; Teknologi layar : LCD Transmisif ;

Bagi Anda pendamba ponsel berpenampang luas, sedikit kecewa dengan ukuran layar Nokia 110 yang hanya berukuran 1,8 inci. Meskipun saat di uji-coba dioperasikan di bawah sinar matahari, cukup cerah, namun Anda akan terganggu saat menjelajahi ke dunia maya. Lantaran tampilannya yang menjadi sempit dan Anda “dituntut” untuk rajin menekan atas bawah tombol navigasi untuk membaca tampilan penuh di halaman situs. Saat Anda pertama kalinya starting up ponsel ini, akan tertampil homescreen versi UI Nokia.

Memperlihatkan 2 indikator jaringan GSM dan nama operatornya, akses ke radio dan musik, indikator baterai dan jam. Terdapat beragam shortcut icon menuju ke menu favorit. Hanya klik kanan kiri tombol navigasi untuk memilih menu yang Anda kehendaki.

Dual GSM

EGSM 900/1800 ; SIM 1 dan SIM 2

Ponsel ini mengunggulkan kemampuan Dual SIM. Menariknya, teknologi Dual SIM yang diterapkan Nokia 110 sudah easy swap. Artinya, konsumen dapat gonta-ganti salah satu kartu SIM dengan mudah, tanpa harus membongkar dan copot baterai. Pasalnya , posisi satu diantara slot SIM card ini berada di sisi bodi, bukan di balik baterai layaknya ponsel brand lokal kebanyakan.Saat Anda akan melakukan call, langsung tertampil opsi alternatif SIM yang ingin digunakan untuk menelepon. (Opsi ini juga muncul saat Anda akan melakukan browsing). Walaupun dual SIM, namun tidak dual stand-by. Saat diuji coba untuk menelepon dari SIM 1, dan SIM 2 dihubungi tidak bisa. Terdengar nada sibuk, lalu disconnect.

Mungil Jago Ngebut

Data : GPRS / EGPRS MSC 9 – 236,8 Kbps / EGPRS MSC 4 – 59,2 Kbps/ EDGE/EGPRS ; Fitur browser: XHTML melalui TCP/IP, HTML 4.0, XHTML 1.1, WAP 2.0, HTML melalui TCP/IP;

Meskipun tak mempunyai potensi multitabs, tapi saat diuji coba untuk masuk ke halaman website, Maskodin tidak menemukan kendala yang berarti. Pengalaman berinternetan cukup cepat, dan stabil. Akan tetapi yang agak mengganggu yaitu ukuran layar yang terlalu sempit untuk memuat visual halaman website. Anda terpaksa mengandalkan tombol navigasi untuk menaik-turunkan tampilan halaman.

Dan jangan berharap untuk membuka situs bermuatan video, lantaran ponsel ini belum dilengkapi dengan flash. Masuk ke dalam Nokia browser, Anda akan mudah untuk browsing beragam situs yang Anda kehendaki. Sedangkan di Apps, Anda bakal disuguhi akses ke Facebook dan Twitter.

Koneksi

Konektivitas lokal : AV Nokia 3,5 mm / Bluetooth / Bluetooth 2.1 +EDR;

Lumayan repot saat MASKODIN berniat mentransfer hasil jepretan kamera ke PC. Pasalnya , biarpun ponsel ini disokog oleh memori eksternal, akan tetapi tidak dilengkapi dengan perangkat koneksi ke PC tidak hanya Bluetooth. Mau tidak mau, data di microSD dibantu oleh fitur lain untuk “dibaca” dan dihubungkan ke PC. Seperti card reader, Bluetooth, maupun memasang microSD ke ponsel lain yang dapat terhubung ke PC.

Kamera VGA

Kamera : VGA (480×640 pixel) , Bilangan F/apertur kamera: 2.4, Zoom :4x, format grafik, Format grafis: jpeg; Kamera video : VGA; Resolusi : 176x 144 piksel; Speed grafis: 10 fps; Zoom: 4x ; Format video kamera : H.263 ; Format video : WMV , Format 3GPP (H.263), AVI, ASF

Dilengkapi dengan kamera VGA, kualitas jepretan indoor dan outdoornya masih berbintik. Saat diuji coba dari beberapa pengambilan gambar indoor, objek yang tertangkap di tepian frame menjadi sedikit bias dan blur. Pastikan bahwa jumlah pencahayaan yang masuk ke lubang lensa cukup, karena ponsel ini tidak dilengkapi dengan LED flash.Di bagian perekam gambar bergerak, terdapat video recorder dengan resolusi VGA. Saat diuji coba untuk merekam, hasil rekamannya masih patah-patah dan lag.

Musik

Fitur audio : Perekam Audio AMR, Handsfree Speaker, Nada Dering MP3, Radio FM, Radio RDS FM Stereo, alat rekam radio; Format file playback audio: MP3, MIDI, AMR-NB, AMR-WB, WMA 9, AAC LC, GSM FR, WMA 10, WMA 10 Pro, a-law, mu-law;

Tampilan pemutar musiknya simpel, memuat judul lagu, artis, durasi lagu, dan nama album. Meskipun pemutar musiknya sederhana, namun daya semprot audionya cukup kuat dan kencang. Sayangnya tidak dilengkapi dengan music enhancement dan music equalizer untuk memberikan rasa yang berbeda di lagu yang sedang didengar. Sebagai alternatif hiburan audio, terdapat FM Radio yang dapat direkam (direcord) dengan format perekaman amr.Dan kualitas hasil rekaman cukup baik. Sementara itu, Anda jangan sampai lupa memasukkan earset yang bertugas sebagai antena radio. Pencarian secara otomatis akan segera ter-scanning dari hasil pencarian chanel terbaik.

Fitur Lain

Fitur : Jam digital, Perekam, Kalkulator, Jam, Kalender, Konverter, Nomor panggil tetap, Manager pengeluaran, Catatan, Jam alarm, Pengingat; Fitur olahpesan: SMS, MMS, Long SMS; Layanan IM yang didukung: OVI Chat, Windows Live Messenger; Olahpesan: SMS, MMS+SMIL, AMS, IM; Java; Games (demo trial) : Asphalt6 , Diamond Twister, Golf Tour, Snake III, Sudoku

Untuk games, terdapat 5 games standar yang terdapat di ponsel ini. Akan tetapi format games yang dicoba, masih versi trial demo. Dan bila Anda ingin mendapatkan versi utuhnya, Anda dimita untuk mendownload terlebih dulu. Banyak games berplatform Java dapat Anda nikmati dengan download di Ovi Store.

Kelebihan dan Kekurangan Nokia 110

Berikut ini kelebihan dan kekurangan dari ponsel Nokia 110 berdasarkan review pribadi kami.

Kelebihan Nokia 110

  • Dual SIM
  • Harga yang terjangkau
  • Koneksi internet cepat
  • Hotswap SIM 2

Kekurangan Nokia 110

  • Bahan casing plasik glossy yang licin
  • Keypad menyatu satu sama lain, kurang nyaman
  • Ukuran layar sempit

Kesimpulan

Meski tengah gencar memproduksi gadget premium berbasis Windows Phone, faktanya Nokia tetap mempunyai komitmen mengarah ke konsumen entry-level. Murah, kaya spesifikasi, internetan lancar, menjadi modal utama bagi Nokia 110 untuk mengambil hati pasar domestik. Ponsel ini recommended bagi Anda yang meginginkan ponsel simpel yang selalu dapat menghubungkan Anda ke dunia sosial dan internet.