Hacker Nintendo Dijatuhi Hukuman 3 Tahun Penjara

  • 1 min read
  • Dec 03, 2020
Hacker Nintendo Dijatuhi Hukuman 3 Tahun Penjara

Maskodin, Berita Tekno Terbaru – Ryan Hernandez, peretas yang menyatakan bersalah mencuri informasi mengenai Nintendo Switch saat sebelum dikeluarkan, sudah dijatuhkan hukuman 3 tahun penjara. Selain hukuman penjara, dia diminta untuk membayar ganti rugi sebesar $259.323 atau seputar Rp1,6 miliar.

Masalah ini berguling saat Hernandez Bersama rekanya sukses menipu pegawai Nintendo pada 2016, dan menggasak info penting dari perusahan konsol game raksasa Jepang itu.

Di tahun 2017 FBI tangani masalah peretasan itu dan hentikan seluruh rutinitas illegal itu pada 2017. Tetapi Hernandez secara terselebung rupanya masihlah mengeruk info rahasia di beberapa tahun selanjutnya, bahkan juga menjebol beberapa server untuk mengambil semakin banyak info kembali mengenai video game, konsol game dan alat developer.

Teknik penipuan yang dipakai Hernandez adalah phishing untuk menggantikan kredensial punya seorang karyawan Nintendo. Dia selanjutnya memakai akses itu untuk masuk di dalam server Nintendo dan mengambil info rahasia, bahkan juga membocorkannya secara liar. Salah satunya yang cukup fantastis adalah kebocoran info mengenai Switch yang dijumpai khalayak secara luas saat sebelum dikeluarkan.

Peretasan Hernandez hanya satu dari beberapa yang dirasakan Nintendo sepanjang tahun-tahun ini. Ada pelanggaran oleh periset keamanan di tahun 2018 yang mengungkapkan beberapa ribu nama pemakai dan password, tapi yang paling mencolok ialah masalah perampokan data ‘Gigaleak’ yang mengobral masalah peningkatan asset, code sumber punya Nintendo.

Isi perampokan data itu buka harta karun design Nintendo yang belum dikeluarkan, terhitung ide game Animal Crossing yang tidak terpakai dan arketipe awalnya Pokemon Diamond.

Hal yang penting dibayarkan mahal oleh Nintendo, berkenaan info individu dari beberapa pegawaiya Nintendo yang bobol sampai membuat kebocoran itu mudah terjadi.

Related Post :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *