Pengertian Sistem Operasi Microsoft DOS Beserta Cara Kerjanya


Sistem operasi komputer telah mengalami perkembangan yang sangat pesat baik untuk keperluan stand alone maupun jaringan. Ada banyak sistem operasi komputer yang dapat digunakan dalam sebuah komputer baik stand alone maupun jaringan diantaranya adalah Microsoft Windows Series (Win 3.1, Win 9x, Win ME, Win 2000, Win XP, Win NT), Unix, Sun Solaris, Linux Series (Redhat, slackware, Debian, SUSE, Mandrake, Knoppix, ubuntu), Mac, dan lain sebagainya. Masing- masing sistem operasi memiliki kelebihan dan kekurangan sehingga diperlukan analisis dalam memilih sistem operasi mana yang sesuai dengan kebutuhan.
Proses intalasi sistem operasi stand alone yang akan dibahas pada bab ini adalah instalasi Windows XP. Untuk sistem operasi jaringan yang akan dibahas adalah instalasi windows 2003 server untuk kategori sistem operasi proprietary.
Untuk kategori sistem operasi yang bersifat free dan opensource akan dibahas mengenai instalasi sistem operasi Gnu/Linux distribusi ubuntu.
Ubuntu dipilih karena kemudahan untuk menguasainya dan yang paling penting adalah dukungan yang sangat baik untuk berbagai aplikasi yang lainnya dan pada saat ini merupakan distribusi linux yang paling banyak digunakan. Ubuntu dapat dipasang baik sebagai sistem stand-alone atau pun sebagai server.
 Microsoft Disk Operating System (DOS)
pengertian sistem operasi dos dan windows, pengertian sistem operasi ms-dos, pengertian dos dalam sistem operasi, cara kerja sistem operasi dos, sejarah terbentuknya sistem operasi dos

Sistem operasi yang menggunakan disk disebut Disk Operating System (DOS), sedangkan sistem operasi yang menggunakan pita magnetik sebagai medianya disebut Tape Operating System. Setiap komputer harus mempunyai sistem operasi, apakah dipadukan ke dalam ROM atau dimasukkan melalui disk drive.
Microsoft mengembangkan Disk Operating System (DOS) pada 1981. DOS yang sering disebut juga sebagai MS-DOS, dirancang untuk computer IBM PC.. Windows 98 dan 2000 keduanya mendukung perintah DOS untuk mengatasi dan mengurangi masalah kompatibilitas dengan aplikasi yang lebih tua. DOS merupakan kumpulan dari perintah dan program yang digunakan untuk mengatur keseluruhan operasi komputer pada sistem yang berbasis disk. Pada gambar dibawah dapat dilihat tampilan dari DOS prompt.
Terdapat tiga bagian utama yang membangun disk operating system yaitu:
File boot
File ini digunakan pada saat proses boot pada DOS atau proses startup pada sistem.
Manajemen file
Bagian ini memungkinkan sistem untuk mengatur datanya dalam suatu sistem file dan folder.
File utility
Bagian ini memungkinkan pengguna mengatur resources dari sistem, melakukan troubleshooting sistem, dan mengkonfigurasi seting sistem.
Program DOS biasanya bekerja di belakang layar (tidak terlihat) dan mengijinkan pengguna untuk memasukan karakter dari keyboard, mengenali struktur file untuk data yang tersimpan pada disk, dan menampilkan data melalui monitor atau printer. DOS bertanggung jawab untuk menemukan dan menyusun data dan aplikasi pada disk. Dengan diperkenalkannya sistem operasi dengan GUI telah membuat DOS jarang digunakan dan tergolong tua. Bagaimanapun juga DOS masih tergolong penting pada banyak wilayah cakupan seperti pemrograman, mengoperasikan aplikasi lama, dan instalasi sistem operasi Windows, terutama pada sistem komputer yang lama. Semua generasi Windows mendukung perintah DOS untuk kompatibilitas dengan aplikasi yang lebih tua. Dengan demikian sangat penting untuk memahami dasar dari DOS sebelum melanjutkan proses instalasi Windows.
DOS dapat berguna sebagai perangkat penolong ketika Windows tidak dapat dijalnkan dengan baik dan dapat mengakses hard drive tanpa GUI dan mampu melakukan proses diagnosa dan pemecahan masalah sistem. Berikut ini merupakan properti yang dimiliki oleh DOS, yaitu:

DOS merupakan perangkat yang esensial untuk praktisi IT dan digunakan untuk melakukan pemecahan masalah.
DOS merupakan sistem operasi dengan barisan perintah dan tidak user-friendly. Cara terbaik untuk mempelajari DOS adalah dengan menggunakannya.
DOS hanya dapat menjalankan satu program pada satu waktu karena tidak mendukung multitasking.
DOS hanya dapat menjalankan program yang kecil dan memiliki keterbatasan memori
Untuk mengakses DOS dari Windows, klik Start> Run, kemudian ketikkan command untuk mengakses DOS prompt.

Struktur File DOS
Untuk memahami perintah DOS, pertama-tama perhatikan pada struktur dari disk. Program dan data tersimpan pada sebuah disk seperti  dokumen yang disimpan dalam lemari. Program dan data pada DOS disimpan bersama- sama di dalam direktori. Direktori dapat disimpan didalam direktori yang lain seperti folder dapat disimpan dalam folder yang lain. Direktori yang ada dalam sebuah direktori disebut juga sebagai subdirektori. Di Windows, direktori disebut sebagai folder. Pada DOS partisi di-mount pada suatu drive seperti A:, B:, C:\ dan seterusnya. Pada drive tersebut akan diteruskan berupa susunan hirarkis dari direktori dan sub- sub direktori hingga file. Struktur file pada dos dapat dilihat pada gambar dibawah ini:
pengertian sistem operasi dos dan windows, pengertian sistem operasi ms-dos, pengertian dos dalam sistem operasi, cara kerja sistem operasi dos, sejarah terbentuknya sistem operasi dos


Dasar Perintah DOS
Untuk dapat menggunakan DOS, perlu diketahui terlebih dahulu perintah- perintah yang dapat dieksekusi dalam DOS. Perintah DOS terdiri dari internal command dan external command.

Internal command

Perintah ini adalah perintah DOS yang biasa dikerjakan setelah komputer di booting, tanpa memerlukan disket DOS itu sendiri.
Contoh perintah internal dalam dos dapat diperlihatkan pada tabel dibawah ini:

pengertian sistem operasi dos dan windows, pengertian sistem operasi ms-dos, pengertian dos dalam sistem operasi, cara kerja sistem operasi dos, sejarah terbentuknya sistem operasi dos

Itulah pengertian sistem operasi Microsoft DOS dan cara kerjanya, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kita semua. Share artikel ini jika menurut Anda bermanfaat.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel