Inilah Pengaruh Charger Beda Ampere Pada Sebuah Laptop


Inilah Pengaruh Charger Beda Ampere Pada Sebuah Laptop
Sering kita mengalami yang namanya charger laptop tertinggal dirumah, padahal laptop yang kita bawa akan digunakan untuk bekerja dalam waktu yang lama. Tentu saja hal ini membuat kita jengkel bukan? Kemudian hal yang kita lakukan adalah meminjam charger laptop teman kita, berharap cocok di pasang ke laptop kita. Mungkin saja cocok, tapi yang membedakan adalah arus yang masuk ke laptop kita.
Setiap perangkat elektronik telah dibuat satu set yang sesuai satu dengan lainnya. Jika anda mengganti charger laptop anda dengan charger yang bukan bawaannya, bisa jadi akan berakibat buruk pada laptop anda. Mungkin tujuan anda memakai charger yang lebih tinggi amperenya adalah agar baterai laptop lebih cepat terisi. Tapi sebenarnya ini adalah informasi yang salah. Inilah pengaruh Charger Laptop Beda Ampere :
Inilah Pengaruh Charger Beda Ampere Pada Sebuah Laptop, apa yang terjadi jika charger laptop tidak original, cara kerja charger pada laptop,

1. Arus yang masuk tetap tidak maksimal.
Bagaimana jika amperenya yang lebih tinggi? Ternyata tidak mempengaruhi apapun. Jika laptop anda memiliki kapasitas arus untuk mengecharge 0,8 ampere dan anda menggunakan charger laptop dengan kapasitas 2 ampere, maka arus yang masuk tetap dalam mode 0,8 ampere. Kecuali jika laptop anda memiliki fitur memperbesar arus yang masuk. Tapi ini jarang terjadi.
2. Waktu charging tidak berubah
Karena arus yang mengalir tidak berubah, maka waktu charge juga tidak berubah. Jika biasanya laptop anda di charge membutuhkan 2 jam untuk full charge, maka itu akan sama walaupun anda menggunakan charger dengan ampere yang lebih tinggi.
Secara umum, mengecas laptop dengan charger dengan ampere yang lebih tinggi tidak berpengaruh apapun. Ini berbeda jika anda mencharge dengan voltase yang lebih tinggi. Jika anda nekat mencharge laptop dengan voltase atau tegangan yang lebih tinggi, maka laptop bisa rusak. Voltase yang lebih tinggi adalah salah satu penyebab laptop menjadi panas dan hang. Lama kelamaan panas ini akan menjalar ke sirkuit laptop anda. Sehingga laptop anda bagian motherboard bisa terbakar karena panasnya. Terlebih jika anda mengecasnya sambil menggunakannya
Untuk itu, anda perlu mengetahui cara memeriksa voltase dan arus yang sesuai untuk laptop anda. Biasanya besarnya tegangan dan arus yang sesuai dengan laptop tertera pada chargernya. Di kotak adaptor, ada beberapa tulisan yang menunjukkan spesifikasi baterai dan charger laptop anda.
Untuk cara memperpanjang umur baterai laptop anda, cobalah ikuti tips di bawah ini :
3. Mencabut charge saat sudah 100%
Membiarkan arus listrik mengalir terus pada laptop adalah salah satu penyebab kerusakan baterai laptop. Hal ini dapat merusak komponen-komponen laptop anda. Selain itu, baterai laptop bisa cepat bocor akibat kebiasaaan tidak mencabut charge ketika sudah penuh. Sebaiknya jangan mengisi baterai laptop ketika anda akan pergi atau tidur.
4. Jangan sampai laptop mati total
Masalah sepele ini sering terjadi ketika laptop digunakan untuk bermain game atau menonton film. Karena dua aktivitas itu adalah jenis aktivitas laptop yang memakan banyak energi. Anda kerap melupakan durasi hidup laptop sehingga terjadi mati total karena kehabisan baterai. Tahukah anda, membiarkan laptop kehabisan baterai hingga mati total adalah kesalahan fatal. Komponen-komponen laptop dipaksa berhenti bekerja secara mendadak ketika laptop tiba-tiba mati. Lama kelamaan komponen-komponen laptop tersebut akan rusak. Sebaiknya anda segera mencharge laptop ketika kapasitas baterainya sudah kurang dari 20%. Cara ini juga sangat baik untuk merawat baterai handphone
5. Menggunakan charger original
Jika laptop anda Asus, maka anda harus memakai charger merk Asus juga, walaupun laptop anda bisa terhubung dengan charger Acer. Menggunakan charger original adalah hal yang paling penting dalam perawatan baterai laptop. Jangan sampai menggunakan charger laptop KW hanya untuk harga yang lebih murah. Karena jika laptop anda rusak, anda akan kehilangan lebih banyak biaya. Jika charger original rusak, belilah charger lagi yang original, walaupun harganya mahal. Karena charger original akan menjaga umur baterai laptop anda. Menggunakan charger yang tidak original hanya akan membuat arus listrik menjadi tidak stabil. Selain itu terdapat lonjakan arus yang terlalu besar ataupun terlalu kecil.
6. Menjaga suhu laptop
Hampir semua peralatan elektronik lemah terhadap suhu yang tinggi, termasuk laptop. Jika anda ingin laptop awet, jauhkanlah laptop dari suhu yang sangat panas maupun dingin. Terutama jika laptop dalam keadaan charging. Membiarkan laptop dalam suhu yang panas akan membuat laptop bekerja lebih keras. Artinya, baterai laptop akan mengeluarkan lebih banyak energinya yang tersimpan. Jika energi ini terus menerus berkurang, maka lama kelamaan daya simpan baterai akan berkurang juga. Selain itu, suhu panas bisa timbul dari kegiatan kita dengan laptop. Misalnya, jangan gunakan laptop anda untuk bermain game ketika sedang charging. Apalagi jika laptop tersebut tipe laptop yang cepat panas.
7. Mengaktifkan mode Power Saver
Menurut pengaturan pabrik, laptop Windows umumnya berada pada mode Balance. Salah satu cara untuk menghemat baterai adalah merubahnya ke dalam mode power saver. Caranya adalah, klik Panel Control kemudian klik ikon baterai. Anda bisa memilih berbagai mode baterai yang tersedia. Pilihlah Power Saver untuk menghemat energi baterai laptop anda. Biasanya mode ini membuat layar laptop menjadi lebih redup. Fitur ini sangat membantu anda ketika baterai laptop dalam kapasitas yang kritis.
8. Menutup aplikasi yang tidak diperlukan
Saat sedang beraktivitas sibuk dengan laptop, kita kerap membuka banyak aplikasi. Misalnya anda membuka browser untuk mencari gambar, lalu membuka adobe photosop untuk mengeditnya. Disisi lain, anda juga membuka aplikasi edit video. Sebaiknya melakukan aktivitas dengan laptop satu persatu sehingga aplikasi yang terbuka tidak mubazir. Selain menghemat daya baterai, membuka aplikasi dengan hemat juga membuat laptop tidak bekerja dengan sangat keras.
9. Menutup aplikasi yang tidak diperlukan
Saat sedang beraktivitas sibuk dengan laptop, kita kerap membuka banyak aplikasi. Misalnya anda membuka browser untuk mencari gambar, lalu membuka adobe photosop untuk mengeditnya. Disisi lain, anda juga membuka aplikasi edit video. Sebaiknya melakukan aktivitas dengan laptop satu persatu sehingga aplikasi yang terbuka tidak mubazir. Selain menghemat daya baterai, membuka aplikasi dengan hemat juga membuat laptop tidak bekerja dengan sangat keras.
Itulah penjelasan mengenai pengaruh charger beda ampere pada sebuah laptop. Mungkin dengan adanya artikel ini anda bisa memahami dan mengerti mengenai pengaruh charger beda ampere pada sebuah laptop.
Terimakasih sudah berkunjung pada artikel ini, kita akan bertemu pada artikel berikutnya masih dalam pembahasan mengenai seputar komputer, tutorial komputer, software komputer, perangkat komputer, jaringan komputer dan pelajaran komputer secara detail dan lengkap.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Tengah Artikel 3

Iklan Bawah Artikel 4