Fungsi IRR (Internal Rate of Return) Pada Microsoft Excel



Fungsi IRR (Internal Rate of Return) Pada Microsoft Excel
Selamat datang para pembaca Belajar Komputer, senang  sekali bisa membuat artikel yang bermanfaat untuk kita semua, semoga kalian semua diberi kesehatan dan tiada kurang suatu apapun ya sobat. Karena jika kita dalam keadaan sehat, tentunya kita bisa melakukan aktifitas yang bermanfaat dan berguna untuk diri kita maupun orang lain.
Di jaman sekarang ini, kemampuan teknologi semakin pesat apalagi di dunia komputer dan media masa. Di artikel ini saya akan membahas mengenai seputar komputer, aplikasi komputer, software komputer, dan tips serta trik komputer tentunya.
Mungkin kalian hanya tahu komputer saja, tetapi tidak mengetahui isi dalam dan komponen-komponennya. Jadi perlu belajar, mempraktekkan dan membaca tentunya jika ingin mengetahui lebih dalam mengenai komputer.
Dengan belajar kita jadi tahu dan bisa memahami dengan apa yang kita pelajari. Tidak hanya di sekolah saja kita belajar, tetapi melalui media pada jaman sekarang ini kita pun bisa belajar. Seperti pada artikel ini saya menyajikan pelajaran mengenai Komputer dan berbagai jenis komponen nya.
Nah, pada artikel kali ini saya akan memberikan pengertian Fungsi IRR (Internal Rate of Return) Pada Microsoft Excel,  ini adalah pelajaran lanjutan dari Panduan Microsoft Excel 2010 yang saya buat di artikel sebelumnya. Langsung saja simak ulasan berikut ini.

Fungsi IRR (Internal Rate of Return)
Fungsi IRR (Internal Rate of Return) dalam excel digunakan untuk menghitung tingkat bunga yang dihasilkan dari suatu aliran kas masuk yang diharapkan akan diterima karena terjadi pengeluaran modal.
Suatu investasi dianggap menguntungkan/layak untuk dipertimbangkan jika nilai hasil perhitungan IRR lebih besar dari nilai suku bunga yang berlaku/diisyaratkan.
Bentuk penulisan dari fungsi IRR, sebagai berikut:

IRR(values, [guess])
Keterangan:

values
Nilai dari aliran kas keluar (investasi) maupun aliran kas masuk.

guess
Tingkat suku bunga yang berlaku dan jika diabaikan maka dianggap nilainya sebesar 10%.
Contoh:

Anda ingin melakukan investasi dengan modal awal Rp. 5.000.000,-. Anda mengharapkan penerimaan arus kas dari hasil investasi tersebut sebesar Rp. 4.000.000,- pada tahun pertama, Rp. 4.500.000, pada tahun kedua, dan Rp. 5.000.000 pada tahun ketiga.
Anda ingin mengetahui berapa suku bunga per tahun agar biaya investasi sama dengan Net Present Value penerimaan arus kas yang diperoleh, dengan menggunakan nilai terkaan (guess) sebesar 12%
Jawaban:
 Fungsi IRR (Internal Rate of Return) Pada Microsoft Excel, cara membuat rumus IRR pada Microsoft excel, pengertian rumus IRR pada Microsoft excel, panduan membuat rumus IRR pada Microsoft excel, belajar microsoft excel, belajar komputer, microsoft office
Gambar : Penerapan Fungsi IRR

Inputkan nilai -5.000.000 ke cell B4, 4.000.000,- ke cell B5, 4.500.000,-ke cell B6, dan 5.000.000,-ke cell B7.
Inputkan nilai 12% ke cell B8.
Tempatkan pointer di cell B9 dan ketikkan formula yang menggunakan fungsi IRR, yaitu:
=IRR(B4:B7, B8)
Hasil akhir dari proses menghitung nilai bersih saat ini dari suatu investasi, seperti terlihat pada gambar diatas.
Kesimpulannya adalah investasi ini layak dipertimbangkan untuk diterima karena nilai suku bunga perhitungan (69%) lebih besar dari nilai suku bunga yang disyaratkan (12%).

Nah itu tadi sedikit ulasan mengenai Fungsi IRR (Internal Rate of Return) Pada Microsoft Excel. Baca juga Panduan Microsoft Excel 2010 Selanjutnya. Mungkin kalian sudah paham dengan apa yang saya jelaskan diatas.
Terimakasih sudah berkunjung pada artikel ini, semoga artikel ini dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan kita semua ya. Untuk sobat yang ingin mempelajari lebih dalam mengenai komputer beserta komponennya, langsung saja kembali ke Home pada artike ini. Karena disini banyak sekali ulasan mengenai pelajaran komputer dan perangkat serta jaringan komputer.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel