Awas !!! Peretas Mampu Kuasai iPhone Pengguna Lewat Wifi

  • 1 min read
  • Dec 17, 2020
Awas !!! Peretas Mampu Kuasai iPhone Pengguna Lewat Wifi

Maskodin, Berita Tekno Terbaru – Baru-baru ini, terdapat kerentanan perangkat dari iPhone yang memberi celah untuk peretas mengambil alih smartphone dari jaringan wifi. Celah ini ditemukan oleh ilmuwan dari Project Zero besutan Google.

Yang mengkhawatirkan, jika dieksploitasi, cacat tersebut dapat memungkinkan penjahat siber mencuri email, foto, pesan, atau bahkan mengakses kamera dan mikrofon di smartphone Anda.

Mengutip laman Mirror via Tekno Liputan6.com, cacat tersebut ditemukan oleh peneliti Google Ian Beer melalui teknologi Apple Wireless Direct Link.

Teknologi ini menggunakan WiFi untuk memungkinkan pengguna mengirim file dan foto antar iPhone melalui AirDrop.

Namun Beer menemukan bug kerusakan memori di kernel iOS, memberikan peluang pada hacker untuk akses jarak jauh ke iPhone melalui WiFi, tanpa perlu interaksi pengguna sama sekali.

Sikap Apple

Untungnya, Beer tidak menemukan bukti bahwa serangan itu telah dieksploitasi. Apple juga sekarang telah menyelesaikan masalah tersebut.

Awas !!! Peretas Mampu Kuasai iPhone Pengguna Lewat Wifi

Niamh Muldoon, Direktur Senior Trust and Security di OneLogin, mengatakan meskipun kemungkinan jenis serangan ini berpeluang rendah untuk digunakan secara luas, itu berfungsi sebagai seruan agar target bernilai tinggi dan konsumen lebih waspada.

“Hanya karena semua data ada di ponselmu sendiri, bukan berarti itu aman,” kata Muldoon.

Tips Hindari Serangan

Agar terhindar dari serangan hacker, Muldoon menyarankan untuk menjual ponsel lama dengan cara yang aman saat Anda mendapatkan ponsel baru di musim liburan ini.

“Memastikan otentikasi dua faktor diterapkan pada semua aplikasi, termasuk tools dan login, nonaktifkan Bluetooth dan GPS bila memungkinkan, terapkan semua pembaruan dan tambalan saat tersedia,” tuturnya.

Ia menilai kepercayaan dan keamanan adalah hubungan bersama antara penyedia teknologi dan individu yang menggunakan teknologi.

“Jadi, kita harus waspada tentang keamanan seperti perusahaan yang menyimpan data kita,” pungkasnya.

Sumber : Merdeka.com